Empat Cara Praktis Merawat Motor

Bengkel Danstech, Jl. Raya 171 (barat alun-alun) Prembun Telp. (0287) 662368 / Flexy : (0287) 5520000 / HP :  081548570000

 

Sebagai alat transportasi yang digunakan setiap hari, sepeda motor membutuhkan perawatan ekstra agar tetap enak dikendarai. Perawatan secara teratur tentu akan membuat sepeda motor kita akan lebih nyaman untuk dikendarai. Lakukan pengecekan sendiri secara rutin setiap minggunya dan secara berkala ke bengkel langganan kita, seperti Danstech misalnya hehehe, hal ini demi kenyamanan kita dalam berkendara.

Untuk pengecekan sendiri ada beberapa bagian yang harus kita kenali dari sepeda motor kita. Pada dasarnya sepeda motor dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu body, mesin, kelistrikan dan sistem mekanisme. Setiap bagian memiliki perawatan yang berbeda. Ini dia tips-tipsnya.

1. Body Motor
Merawat body motor cukuplah mudah. Tidak seperti motor-motor dulu yang berbahan besi, body motor sekarang kebanyakan sudah menggunakan bahan material plastik sehingga cukup dibersihkan dan hindari dari sinar matahari agar cat motor tidak cepat kusam. Sesekali menggunakan cairan pengkilap sangat dianjurkan agar body motor tetap kinclong.

2. Mesin
Perawatan mesin dapat dibagi lagi menjadi 4 bagian, yaitu penggantian oli, karburator, busi dan servis rutin.

Pertama, yang perlu diperhatikan adalah penggantian oli harus rutin secara berkala dengan kisaran jarak tempuh kendaraan 2000 km. Sebagian orang mengganti oli tiap 4000 km. Namun, semakin dini penggantian oli maka akan semakin bagus bagi mesin karena tingkat ke enceran oli yang belum terlalu kasar. Selain itu, penggunaan oli dengan kualitas bagus juga menentukan perlindungan optimal bagi motor.

Kedua, periksa karburator dan jangan ragu untuk membersihkannya jika sudah kotor.

Ketiga, lakukan pemeriksaan pada busi setiap 1000 km.

Keempat, lakukan servis rutin setiap 2000 hingga 2500 km di bengkel terpercaya, seperti Danstech…hehe

3. Kelistrikan
Perawatan kelistrikan yang perlu diperhatikan adalah aki, karena aki merupakan sumber kelistrikan utama pada sepeda motor. Untuk memeriksa aki, dapat dilakukan dengan cara melihat level batas ketinggian air aki. Jika kurang dari batas yang ditentukan, segera tambahkan dengan air aki yang banyak dijual di bengkel-bengkel motor terdekat.

Kemudian yang tidak kalah penting, apabila pengisian listrik ke aki sudah mulai berkurang, itu artinya sel-sel didalam aki sudah melemah dan waktunya untuk menggantinya dengan yang baru.

4. Sistem Mekanisme
Sistem mekanisme juga dibagi menjadi empat bagian, yaitu roda, rem, rantai dan peredam kejut.

Pertama, merawat roda dapat dilakukan dengan cara melihat putaran roda. Apabila terlihat tidak stabil atau tidak lurus, terdapat dua kemungkinan, bisa dari bearing roda yang sudah aus atau dari velg yang sudah tidak lurus. Bila karena bearing roda yang sudah aus, ganti bearing dapat dilakukan sendiri dengan mengganti bearing yang banyak dijual di pasaran. Sedangkan bila karena velg, tampaknya harus dibawa ke bengkel untuk stel velg.

Kedua, perawatan pada rem. Apabila kanvas rem sudah aus maka akan terasa pada saat melakukan pengereman. Jangan tunggu kanvas sampai benar-benar habis, karena hal ini akan mengikis piringan rem atau dinding teromol yang justru dapat merusak spare part.

Ketiga, perawatan rantai dapat dilakukan dengan selalu melumasi rantai agar tidak mengikis gear sprocket. Sprocket depan dan belakang pun harus lurus, apabila miring, akan membuat cepat aus. Ukuran ketegangan rantai juga merupakan hal yang wajib untuk diperhatikan, karena rantai terlalu kendur atau terlalu kencang malah akan memperpendek usia rantai itu sendiri.

Keempat, peredam kejut atau shock absosber tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, yang harus diperhatikan adalah apabila ada rembesan oli di sekitar tabung shock, itu merupakan tanda seal tabung shock sudah bocor dan harus diganti. Penggantian seal shock absosber cukup sulit, sehingga perlu diserahkan pada ahlinya.

sumber dari http://www.oktomagazine.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s